Advertisement
![]() |
| Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Gempabumi M 7,7 Flores di Kantor Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (foto: istimewa) |
Labuan Bajo - Dalam rapat koordinasi bersama seluruh jajaran Kementerian / Lembaga dan Pemerintah Daerah di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan delapan fokus langkah strategis terkait penanganan darurat pascagempa bumi.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan, delapan langkah wajib segera dilaksanakan demi mempercepat evakuasi, pemenuhan logistik, hingga pemulihan awal wilayah terdampak.
Menerbitkan penetapan status darurat resmi
Pemda di enam kabupaten terdampak parah (Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka) serta Pemerintah Provinsi NTT untuk segera menerbitkan penetapan status darurat resmi.
“Mohon hari ini segera dikeluarkan status daruratnya. Status kedaruratan ini perlu agar BNPB, kementerian/lembaga terkait dari PU dan lain sebagainya bisa membantu secara maksimal serta memiliki payung hukum," tegas Suharyanto.
Percepatan pembentukan Pos Satuan Tugas (Posko)
Pembentukan posko kedaruratan daerah ini krusial agar seluruh pergerakan taktis, penataan pengungsi, serta pendistribusian logistik di tingkat lokal dapat terkendali dalam satu komando yang terintegrasi.
Dengan mengoptimalkan peran unsur TNI-Polri sebagai komandan satgas. Baik Bupati maupun Gubernur, boleh menunjuk Komandan Satuan TNI dan Polri sebagai komandan lapangan.
"Termasuk Pak Gubernur, untuk mengendalikan kabupaten yang terdampak, mohon juga segera dibentuk Posko provinsi," instruksinya.
Pembentukan Posko Utama Pendampingan Nasional dan Posko Taktis
Sementara untuk mendukung penanganan di tingkat daerah, Kepala BNPB mengomandoi langsung pembentukan Posko Utama Pendampingan Nasional di Labuan Bajo dan Posko Taktis di Maumere.
Pembagian dua titik menurutnya, dirancang untuk menjangkau seluruh kabupaten terdampak di Flores bagian barat dan timur secara cepat, presisi, serta merata.
Posko Nasional Pendampingan Provinsi Kemudian karena luas wilayah, kami juga membuka Posko di Maumere untuk melayani Sikka, Nagekeo, dan Ngada.
Dengan harapan, dua titik ini bisa mengular semua langkah penanganan bencana.
Pembukaan Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta
Pos penampungan terpusat ini bertugas menerima serta menyalurkan berbagai jenis bantuan dari kementerian, lembaga, BUMN, swasta, maupun masyarakat luas secara langsung menuju titik penerimaan di Flores melalui jalur udara.
Jadi, bagi masyarakat atau pihak yang ingin membantu, semuanya bisa melalui Posko Nasional yang sekarang sudah berdiri di Halim Perdanakusuma.
Nanti masuk ke Labuan Bajo atau masuk ke Maumere
Pencarian dan pertolongan (SAR) dibawah koordinasi BASARNAS
Terkait keselamatan warga, Kepala BNPB menginstruksikan seluruh tim gabungan di bawah koordinasi Basarnas untuk memimpin pencarian dan pertolongan (SAR) hingga memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak atau hilang.
Operasi penyisiran reruntuhan ini terus dipacu bersama unsur TNI, Polri, dan relawan sampai lokasi terdampak dinyatakan benar-benar aman.
“Kami mohon Kepala Basarnas sesuai undang-undang memimpin langsung proses pencarian pertolongan. Mohon unsur TNI-Polri dan relawan bergabung di bawah kepemimpinan Kabasarnas," katanya.
Pemulihan fasilitas vital
Fasilitas vital seperti jaringan listrik, air bersih, BBM, dan komunikasi dapat berfungsi normal secara terbatas dalam waktu 7 hari, sekaligus menegaskan agar pendataan kerusakan rumah warga dilakukan secara paralel tanpa menunggu masa tanggap darurat selesai.
“Saya mohon tidak usah menunggu sampai tanggap darurat selesai. Silakan mulai didata secara paralel. Begitu sudah jelas, segera kita tetapkan pembangunan, jangan sampai pendataan sekali lagi berlarut-larut," imbaunya.
Mendukung kelancaran distribusi logistik ke daerah terisolasi
Kepala BNPB mengordinasikan pengerahan alutsista lintas lembaga, termasuk armada helikopter dan kapal laut milik TNI, Basarnas, serta BNPB.
Seluruh alutsista udara dan laut ini difokuskan penuh untuk menembus titik-titik tersulit demi mengangkut bahan pangan, selimut, dan tenda pengungsian.
“Dari TNI ada 4 helikopter dan kapal laut, Basarnas mengerahkan kapal dan pesawat, serta BNPB 2 pesawat sayap lebar dan 1 helikopter. Alutsista ini kita fokuskan untuk pendistribusian logistik," ungkapnya.
Pengoperasian Media Center resmi
Kehadiran media center ini ditujukan untuk menyajikan pembaruan data secara transparan dari hari ke hari (day-to-day) sekaligus meredam simpang siur informasi dan disinformasi di tengah masyarakat.
“Mulai hari ini setiap sore jam 17.00 WITA, Media Center mulai beroperasi memberikan informasi day-to-day. Apa yang sering terjadi terkait simpang siur informasi di lapangan bisa kita minimalkan dengan memberikan informasi resmi setiap sore," pungkasnya.

