Kanal Publikasi Kilas Nusantara
Best Viral Premium Blogger Templates

Advertisement

mediakpkn
September 18, 2026, 10.26 WIB
Last Updated 2026-09-20T13:41:58Z
beritaekonomikota cirebonMenteri Kelautan dan Perikananppn kejawanan

KKP Groundbreaking Pengembangan PPN Kejawanan Menjadi Pelabuhan Perikanan Yang Lebih Modern

Advertisement
Pelaksanaan Groundbreaking pengembangan PPN Kejawanan, Kamis (17/9/2026) melalui proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono

Kota Cirebon - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembenahan Pelabuhan Perikanan di berbagai daerah menjadi lebih modern dan terintegrasi.

Salah satu langkah pembenahan yang dilakukan oleh KKP ini, adalah Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon.

Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Groundbreaking pengembangan PPN Kejawanan, Kamis (17/9/2026).

Melalui proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Markets (IFP-IFM) Phase-I yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, pengembangan PPN Kejawanan diharapkan menjadi pelabuhan perikanan yang lebih modern, bersih, terintegrasi, dan memiliki daya saing hingga pasar internasional.

Serta diharapkan memberikan dampak lebih luas bagi aktivitas ekonomi, masyarakat pesisir, serta pelaku usaha di Kota Cirebon.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, pembenahan pelabuhan menjadi bagian penting dari reformasi sektor perikanan.

Menurutnya, kondisi pelabuhan akan berpengaruh langsung terhadap kualitas hasil perikanan, produktivitas, hingga kemampuan produk Indonesia menembus pasar yang lebih luas.

"Yang kita lakukan di Kejawanan ini merupakan bagian dari pembenahan mendasar pelabuhan perikanan. Kita ingin Pelabuhan menjadi lebih modern, tertata, dan memberikan pelayanan yang lebih baik," ujar Trenggono.

Selanjutnya, dihadapan Walikota Cirebon, Effendi Edo bersama Sekda serta unsur Forkopimda dan dinas terkait Pemkot Cirebon, dan juga turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Menteri Trenggono menjelaskan, peningkatan kualitas infrastruktur pelabuhan juga berkaitan dengan mutu hasil tangkapan dan sistem ketertelusuran produk.

PPN Kejawanan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat aktivitas kapal dan pendaratan ikan, tetapi juga dipersiapkan sebagai kawasan perikanan yang mampu mendukung rantai bisnis dari hulu hingga hilir.

Dengan fasilitas yang lebih baik, produk perikanan diharapkan dapat memiliki kualitas yang semakin terjaga sekaligus memenuhi kebutuhan pasar, termasuk pasar internasional.

"Ketika pelabuhannya dibangun dengan baik, kualitas produknya juga akan ikut meningkat. Ketertelusurannya menjadi lebih jelas sehingga produk perikanan memiliki peluang yang lebih baik untuk diterima di pasar internasional. Itu salah satu tujuan utama dari pembangunan ini," katanya.

Trenggono juga menyampaikan bahwa pembangunan PPN Kejawanan tidak hanya diarahkan pada kepentingan aktivitas perikanan.

Pengembangan kawasan akan disesuaikan dengan karakter wilayah Cirebon sehingga keberadaan pelabuhan dapat berjalan berdampingan dengan sektor lain, termasuk pariwisata.

"Kita ingin membangun pelabuhan perikanan yang modern, bersih, tidak menimbulkan persoalan lingkungan, sekaligus dapat menyatu dengan sektor wisata dan karakter daerah. Karena itu, Kejawanan nantinya diharapkan memiliki identitas yang sesuai dengan potensi Kota Cirebon," tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan PPN Kejawanan.

Menurut Wali Kota, pembangunan tersebut menjadi bagian penting bagi Kota Cirebon, khususnya dalam mendukung aktivitas masyarakat yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas pembangunan dan dukungan terhadap pengembangan PPN Kejawanan. Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Kota Cirebon," ujarnya.

Wali Kota berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi nelayan, pelaku usaha, UMKM, serta masyarakat yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.

Harapan sama juga disampaikan Yadi, nelayan tradisional asal Desa Cangkol berharap pengembangan PPN Kejawanan akan berdampak pada kesejahteraan nelayan.

Dengan adanya dermaga khusus nelayan tradisional beserta TPI, ikan-ikan hasil tangkapan nelayan menurutnya akan lebih mudah diserap oleh pembeli dengan harga lebih stabil.

"Harapan warga disini, anak-anak nelayan bisa ikut bekerja di pelabuhan. Karena kalau jadi nelayan juga, kadang tidak bisa melaut ketika cuaca sedang buruk. Sedangkan jadi pekerja kan tetap," harapnya. (Pri)