Kanal Publikasi Kilas Nusantara
Best Viral Premium Blogger Templates

Advertisement

mediakpkn
September 21, 2026, 23.00 WIB
Last Updated 2026-09-22T19:09:40Z
beritakota cirebonkriminalpenemuan mayatperistiwapolisipolres Ciko

Penemuan Mayat Wanita Terbungkus Sprei Di Kamar Hotel

Advertisement

Kota Cirebon
- Penemuan mayat di sebuah kamar Hotel di Jalan Suryadinaya Utara, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (21/9/2026), menggegerkan warga sekitar.

Mayat yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu, saat ditemukan posisi jasad berada di lantai bawah kasur pojok kamar dengan tubuh terbungkus sprei. 

Informasi awal, korban diketahui berinisial YN (23) warga Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, melakukan Check-In pada Minggu (20/9/2026) malam, sekita pukul 20.00 WIB bersama seorang pria.

Sekitar pukul 22.00 WIB, si pria keluar meninggalkan kamar Hotel dengan alasan hendak membeli makanan.

"Tadi kan dapat kabar tuh, katanya ada mayat, mayat perempuan di kamar Hotel, ditemukan nya jam 1 siang (21/9)," ungkap Candra Satian, warga sekitar.

Dari keterangan ibu penjaga Hotel kepada Candra, saat waktu sewa kamar habis yakni pada Senin,  pukul 13.00 WIB, si cewek belum turun dari kamar.

"Tadi si ibu bilang, itu si cewek itu tidak turun-turun. Nah pas pada waktu jam 1 siang itu di cek, ternyata posisi si cewek itu ada di bawah tempat tidur, dan kondisi sudah meninggal," 

Saat itu juga, begitu mendapat laporan dari penjaga Hotel, Satreskrim Polres Cirebon Kota bersama Tim Inafis langsung tiba di lokasi dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Petugas menyisir berbagai bagian kamar yang berada di lantai dua dan sekitarnya untuk mencari petunjuk yang berkaitan dengan penemuan jasad tersebut. 

Olah TKP berlangsung selama beberapa jam. Jasad korban kemudian dimasukkan ke kantong jenazah untuk selanjutnya dievakuasi pada sore hari sekitar pukul 17.59 WIB menggunakan ambulans Dokkes Polres Cirebon Kota ke RS Bhayangkara Indramayu untuk menjalani autopsi.

Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban secara lebih pasti.

Sementara itu, keberadaan pria yang terakhir check-in  bersama korban, masih ditelusuri keberadaannya oleh polisi.

Pihak kepolisian belum mengungkap identitas pria tersebut maupun menjelaskan statusnya dalam perkara. (Pri