×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Videotron Di Majalengka Roboh Timpa Pemotor Yang Tengah Melintas

Juli 26, 2026 | Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-27T10:23:33Z
Petugas gabungan tengah mengevakuasi motor korban yang tertimpa robohan Videotron di Perempatan Cigasong, Kabupaten Majalengka

Majalengka - Seorang pengendara motor tewas tertimpa Videotron (papan reklame) yang berada di Perempatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, pada Jum'at (24/7/2026) sekitar pukul 18.25 WIB.

Cuaca ekstrem berupa angin kecang yang terjadi dalam minggu-minggu ini di wilayah Cirebon, termasuk di Kabupaten Majalengka, diduga penyebab robohnya videotron setinggi 18 meter.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban adalah seorang perempuan bernama Wina Apriyanti (18) merupakan warga blok Surabaya, Desa Heuleut, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka. 

Korban langsung dievakuasi ke RSUD Majalengka untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. 

Direktur RSUD Majalengka dr Egga Bramasta Akidapi saat dimintai konfirmasi

Direktur RSUD Majalengka dr Egga Bramasta Akidapi saat dimintai konfirmasi, membenarkan korban sempat dirawat di RSUD Majalengka, namun nyawanya tidak tertolong.

"Iya, benar. Korban meninggal dunia," kata dr. Egga, Jumat (24/7/2026). 

Tidak hanya menelan korban jiwa, robohnya videotron tersebut turut menyeret kabel listrik di sekitar lokasi hingga menyebabkan tiang listrik ikut tumbang. ‎

Akibatnya, aliran listrik di sejumlah wilayah sekitar Bunderan Cigasong sempat padam total. 

Arus lalu lintas di jalur nasional yang menghubungkan Bandung dan Cirebon juga mengalami kemacetan panjang karena material menutup sebagian badan jalan. 

Salah seorang saksi yang merupakan penjaga toko di sekitar lokasi, mengungkapkan bahwa tanda-tanda kerusakan videotron sebenarnya sudah terlihat sejak sehari sebelum kejadian. 

"Saya juga sempat video kemarin jam 10-an. Kondisinya memang sudah goyang-goyang. Besoknya mungkin ada yang melapor. Langsung ada penutupan jalan, bahu jalan, ya sebagian. Tapi tidak sampai ditutup full," ujar Aditya, penjaga toko sekitar lokasi.

Mengenai pemicu robohnya videotron, Aditya menduga hembusan angin kencang menjadi salah satu penyebab utama. 

‎‎"Angin kelihatannya. Tapi pas saya lihat, pondasinya sudah retak, semennya sudah tidak ada," tutur Aditya.‎

Hingga kini, insiden videotron roboh di Majalengka masih dalam penanganan aparat penegak hukum.

Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam aspek teknis maupun pengamanan publik.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek infrastruktur, terutama yang berada di ruang publik dengan tingkat aktivitas tinggi.

Video proses evakuasi korban tertimpa Videotron di Majalengka