Tasikmalaya
– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi
dibuka di Lapangan Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten
Tasikmalaya, Rabu (15/7/2026).
Mengusung tema
"TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", kegiatan ini
menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta
masyarakat dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Upacara pembukaan dihadiri
sekitar 500 peserta. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Asisten Daerah I Setda
Kabupaten Tasikmalaya Dr. Rubi Azhara, S.STP., M.Si., didampingi Komandan
Upacara Kapten Inf Andri Mulyono serta Perwira Upacara Kapten Inf Ahmad Hasan
Basri.
Turut hadir Danrem
062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Dandim 0612/Tasikmalaya
selaku Dansatgas TMMD Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., unsur
Forkopimda Kabupaten Tasikmalaya, pejabat TNI-Polri, kepala OPD, para kepala
desa, tokoh masyarakat, pelajar, serta
masyarakat Kecamatan Parung ponteng.
Dalam amanatnya, Asda I
Setda Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan bahwa TMMD merupakan program strategis
yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun
semangat kebersamaan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Menurutnya,
keberhasilan TMMD sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak. Oleh karena
itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong
royong agar setiap sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan
manfaat yang berkelanjutan.
"TMMD menjadi
momentum mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi antara pemerintah
daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kunci
keberhasilan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,"
ujarnya.
Pada TMMD ke-129 di
Desa Parungponteng, sejumlah sasaran fisik akan dikerjakan, meliputi pembangunan
jalan semi hotmix di Kampung Jambubarang, Nagrog, Pasirnete, dan Cilintun,
pembangunan tembok penahan tanah di jalur Pamegatan–Situ, rehabilitasi lima
unit rumah tidak layak huni, serta pembangunan lima unit sumur bor.
Selain itu, program
nonfisik juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD, di antaranya
penyuluhan wawasan kebangsaan, pendidikan bela negara, penguatan ketahanan
pangan melalui penanaman pohon dan budidaya ikan, serta berbagai kegiatan
sosial yang melibatkan perangkat daerah.
Dukungan lintas sektor
turut diberikan melalui bantuan penanganan stunting dari Dinas Kesehatan
Kabupaten Tasikmalaya serta santunan dari Baznas Kabupaten Tasikmalaya sebagai
bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Melalui pelaksanaan
TMMD ke-129, diharapkan pembangunan yang dilaksanakan mampu meningkatkan
aksesibilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkuat ketahanan
wilayah, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.
Program ini dijadwalkan
berlangsung selama 30 hari dengan harapan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik
dapat diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan
oleh masyarakat Desa Parungponteng dan wilayah sekitarnya.ujarnya Pendim Kodim 0612
Tasikmalaya. (Ari Yanto)