×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Bupati Sumba Barat Daya Meninjau Lokasi Sekolah Rakyat

Juli 23, 2026 | Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T19:09:29Z

 


Tambolaka — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terus berkomitmen meningkatkan mutu dan pemerataan akses pendidikan. Hal ini ditegaskan saat Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., mendampingi langsung kunjungan kerja lapangan Tim Pusat di lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat, Kamis (25/06/2026).


Hadir langsung dalam peninjauan ini, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Armindo Dos Santos Soares, serta Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah I NTT Kementerian PUPR, Zubaidi, S.T. Kunjungan bersama ini difokuskan untuk mematangkan kesiapan lahan serta melakukan sinkronisasi teknis agar pembangunan fisik dapat segera berjalan.


turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten SBD beserta jajaran teknisnya, serta Direktur Utama PT. Bumi Indah, Melkianus Lubalu.


Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian besar dari pemerintah pusat.


Menurutnya, kolaborasi lintas sektor seperti ini merupakan kunci utama percepatan pembangunan di wilayah Sumba Barat Daya.


"Pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan generasi muda Sumba Barat Daya.


Kehadiran Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu menjadi ruang belajar yang inklusif, adaptif, dan benar-benar mampu menyentuh anak-anak kita hingga ke pelosok desa yang selama ini sulit mengakses fasilitas formal," ujar Bupati Ratu Wulla di sela-sela peninjauan.


Di tempat yang sama, Tenaga Ahli Utama KSP, Armindo Dos Santos Soares, menegaskan bahwa proyek Sekolah Rakyat di SBD ini merupakan agenda prioritas yang dikawal langsung oleh KSP demi memastikan keadilan akses pendidikan di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Pihak KSP akan terus mengawal regulasi dan meminimalisir hambatan birokrasi di tingkat pusat.


Sementara itu, dari sisi infrastruktur fisik, Kepala Satker Wilayah I NTT, Zubaidi, S.T., menyatakan kesiapan teknis pihaknya untuk berkoordinasi intensif dengan jajaran dinas terkait di SBD. Pihaknya akan memastikan bangunan sekolah yang didirikan nantinya ramah lingkungan, aman, dan sesuai dengan karakteristik kebutuhan lokal masyarakat Sumba.


Kunjungan lapangan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan diskusi pemetaan aset dan teknis bersama sejumlah Kepala Perangkat Daerah SBD, tokoh masyarakat, serta para pegiat pendidikan setempat. Hasil dari peninjauan ini akan langsung ditindaklanjuti menjadi dokumen teknis demi mempercepat proses peletakan baHal 2tu pertama (Yermi)