-->
×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kebakaran Hebat Gudang Rongsokan Di Kota Tasikmalaya Dekat SUTET, Dua Petugas Damkar Terluka

Agustus 06, 2026 | Agustus 06, 2026 WIB Last Updated 2026-08-06T10:46:46Z

Kota Tasikmalaya - Suasana malam di Kampung Sambong PLN, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah mencekam.

Pasalnya di kampung yang termasuk kawasan padat penduduk itu, terjadi kebakaran hebat yang melanda sebuah gudang penampungan barang bekas atau rongsokan.

Kebakaran yang terjadi pada, Selasa (4/8/2026) malam tersebut, memicu kepanikan dan membuat warga berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri.​ 

Tidak hanya itu, dahsyatnya kobaran api terlihat dari radius cukup jauh, menyita perhatian pengguna jalan dan warga luar kecamatan.

Kepanikan warga bukan tanpa alasan mendasar, lantaran lokasi kebakaran berdampingan dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Sebagai langkah antisipasi darurat, PLN langsung bergerak cepat memadamkan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian guna mencegah korsleting lanjutan.​

Insiden ini bermula sekitar pukul 17.40 WIB, dimana tumpukan material yang mudah terbakar, seperti plastik, kardus, dan bahan daur ulang lainnya, membuat kobaran api melahap habis bangunan gudang dalam hitungan menit.

Tujuh unit armada Pemadam kebakaran, (Damkar) dibantu satu kendaraan taktis pemadam kebakaran dari Satuan Batalyon Infanteri Teritorial dan Pembangunan (Yonif TP) 939/Macan Putih diterjunkan langsung guna memadamkan si jago merah.

Pantauan di lapangan, sekitar 30 personel gabungan dikerahkan secara maraton ke titik api.​

Para petugas Damkar dan Satuan Macan Putih serta dari BPBD dibantu masyarakat sekitar, tampak berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar.

Medan yang menantang serta material yang terus membara membuat proses pemadaman membutuhkan tenaga ekstra.

Setelah berjibaku dua jam lebih, aksi heroik petugas gabungan berhasil menguasai si jago merah.

Komandan Batalyon Infanteri Teritorial dan Pembangunan 939/Macan Putih, Letkol Inf. Deddy Setya Wijaya, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan pasukan begitu menerima laporan darurat kejadian kebakaran.

"Tim kami terjunkan langsung ke lokasi untuk ikut memadamkan api. Alhamdulillah, berkat kerja sama solid dengan tim Pemadam Kebakaran lainnya, api berhasil dipadamkan setelah berjuang selama dua jam lebih," ungkap Letkol Deddy Rabu (5/8/2026).

Dua Petugas Damkar Terluka


Dibalik keberhasilan melumpuhkan api, dua orang petugas Damkar terluka hingga harus mendapatkan perawatan medis darurat di lokasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, Budi Martanova.

"Dua petugas pemadam kebakaran sempat mendapat perawatan medis darurat di tempat. Satu sesak nafas karena kepulan asap dan kelelahan, satunya lagi terluka terkena pecahan kaca," kata Budi.

BPBD memastikan, dari insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka dari warga sekitar. Meski penyebab pasti masih diselidiki Polres Tasikmalaya Kota, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.

Hingga saat ini, jajaran kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Dugaan sementara insiden ini dipicu oleh adanya korsleting atau arus pendek listrik di area dalam gudang rongsokan.

Hingga pukul 21.00 WIB, petugas masih terus melakukan proses pendinginan di area puing bangunan, dikawal ketat oleh personel kepolisian. (Ari Yanto)