Advertisement
![]() |
| Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra Negara memberikan sambutan di P2KG Tingkat Dasar Penataran Paket A Angkatan I tahun 2026 di Gedung Dakwah Indonesia |
Kota Tasikmalaya - Program Peningkatan Kompetensi Guru (P2KG) Tingkat Dasar Penataran Paket A Angkatan I tahun 2026 bagi para Ustadz dan Ustadzah PAUDQu, TKA dan TPA digelar Badan Komunikasi Pemuda. Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya.
Acara yang dibuka oleh Wakil Walikota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, berlangsung di Gedung Dakwah Indonesia (GDI) dan dihadiri 376 Guru TKA/TPA dan PAUDQu serta Ketua BKPRMI beserta jajaran, pada Rabu (19/8).
Diky menyampaikan, bahwa kegiatan ini bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, kapasitas dan profesionalitas para pendidik Al-Qur'an dalam memberikan pembelajaran kepada anak-anak.
Kegiatan ini juga menjadi ruang pembekalan bagi para pendidik Al-Qur’an dan anak usia dini agar kualitas mengajar dan pembinaan karakter semakin kuat.
“Guru punya peran penting dalam membentuk anak yang beriman dan berakhl ak. Dari tangan para guru inilah lahir generasi yang cinta Al-Qur’an dan punya adab,” kata Diky.
Maka sudah saatnya pemerintah menghargai kontribusi mereka yang telah menciptakan karakter anak Indonesia,” lanjutnya.
Oleh karena itu, pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkot Tasikmalaya terus berupaya untuk memberikan perhatian pada kesejahteraan pengajar madrasah meski tengah menghadapi tantangan kondisi fiskal.
“Kami akan terus hadir di masyarakat, walau tidak mampu membantu dalam bentuk materi, minimal ada bentuk perhatian, ada kehadiran, sehingga jangan sampai masyarakat merasakan tidak ada perhatian dari Pemerintah,” tegas Dicky.
Diky juga menyambut baik rencana kenaikan insentif bagi para guru. Meskipun pencairannya belum dilakukan.
Selain itu, Diky juga menyambut baik dan menyampaikan apresiasi kepada Hj Lola Nelria Oktavia, Anggota Komisi III DPRD RI yang telah memberikan bantuan finansial untuk mendukung program sertifikasi guru madrasah kepada 25 orang guru.
"Di tengah kondisi efisiensi anggaran, kami mengajak para pejabat untuk tetap dekat dengan masyarakat. Minimal ada bentuk perhatian, ada kehadiran, jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Sidiq dihadapan ratusan guru madrasah menyampaikan kabar yang menggembirakan.
Dimana insentif guru TKA /TPA dan PAUDQu yang sebelumnya Rp600ribu/tahun, menjadi Rp650 ribu/tahun.
Menurut Nuki, kenaikan ini merupakan kelanjutan dari. kebijakan sebelumnya Di era kepemimpinan Wali Kota H Syarif, insentif berada di angka Rp300 ribu.
Kemudian naik menjadi Rp600 ribu di masa WaliKota H. Budi Budiman Kini, diera pemerintahan sekarang ditambah lagi menjadi Rp650 ribu.
“Memang belum diterima saat ini Tapi setidaknya ada kepastian Rencananya akan dicairkan akhir Agustus 2026. Biasanya, pencairan dilakukan saat bulan Ramadhan,” terangnya.
Ia menekankan kesejahteraan guru ngaji dan guru PAUDQu harus terus ditingkatkan agar semangat mendidik tidak padam.
Pada bagian acara tersebut, diisi juga dengan materi Pedagogik, metode pembelajaran Al-Qur’an yang menyenangkan serta penguatan karakter bagi anak usia dini.
![]() |
| 376 Guru TKA/TPA dan PAUDQu ikuti P2KG yang diselenggarakan oleh BKPRMI Kota Tasikmalaya |
BKPRMI ingin memastikan guru tidak hanya menguasai bacaan tapi juga mampu, mendidik dengan pendekatan yang sesuai perkembangan anak.
“Dengan kompetensi yang meningkat, diharapkan lulusan TKA/ TPA dan PAUDQu di Tasikmalaya semakin berkualitas, hafalannya bagus, akhlaknya baik dan siap jadi generasi penerus,” ujar Nuki. (Ari Yanto)


