Kanal Publikasi Kilas Nusantara
Best Viral Premium Blogger Templates

Advertisement

mediakpkn
Agustus 12, 2026, 22.40 WIB
Last Updated 2026-08-15T10:37:35Z
HUT RIinfokemerdekaan RIKesbangpolkota cirebonpaskibraka

Sebanyak 32 Calon Paskibraka Kota Cirebon Memasuki Pemusatan Latihan

Advertisement

Kota Cirebon - Waktu menuju 17 Agustus 2026 semakin dekat. Para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Cirebon tahun 2026 terus ditempa memberikan yang terbaik saat tiba waktunya.

Untuk itu, pemusatan latihan calon Paskibraka Kota Cirebon dimulai pada Kamis, 6 Agustus 2026, sebagai tahapan lanjutan pembinaan menuju pelaksanaan tugas pada upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Puluhan calon Paskibraka tidak hanya digembleng untuk menguasai baris-berbaris, tetapi juga ditempa kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas kenegaraan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Cirebon Eli Haryati  mengungkapkan, dalam hari-hari terakhir menjelang hari kemerdekaan Indonesia, calon Paskibraka sendiri sedang melatih kekompakan gerakan, disiplin, dan stamina.

“Bukan hanya fisik dan teknik, akan tetapi kami melatih juga ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, bahkan makan juga kita atur,” kata Eli, Rabu (12/8/2026).

Memasuki tanggal 11 Agustus 2026, calon Paskibraka terus menjalani rangkaian Pemusatan, Pendidikan dan Pelatihan melalui program yang disebut ‘Desa Bahagia’. 

“Saat ini mereka sedang digodok dengan pemusatan latihan dengan judul "Desa Bahagia," mereka tinggal bersama dalam satu lokasi, dan diharapkan untuk membentuk karakter, kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, dan pengamalan pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Di tempat ini, 32 calon Paskibraka tidak hanya ditempa kemampuan baris-berbaris, tetapi juga mental, disiplin, karakter dan kekompakan. 

Eli mengatakan, pada tahap pemusatan, kemampuan individu bukan lagi menjadi satu-satunya ukuran. Justru seluruh peserta harus mampu menjadi satu kesatuan pasukan. 

“Kalau pada awal tahap seleksi yang dicari adalah siapa yang memenuhi syarat, nah, pada pemusatan ini calon Paskibraka sudah lebih fokus menjadi bagaimana 32 orang ini menjadi satu kesatuan pasukan,” ucapnya.

Kekompakan menjadi penting karena kesalahan satu anggota dapat memengaruhi penampilan seluruh pasukan.

“Soalnya kalau tidak jadi satu kesatuan pasukan, satu salah, ya sudah, salah semua,” ucap dia.

Lebih lanjut, Eli memaparkan, sebanyak 32 calon Paskibraka menjalani pembinaan secara lebih intensif setelah sebelumnya mengikuti proses seleksi, pra-diklatsar, hingga tahap diklatsar.

Dalam tahapan pembinaan, Eli menyebut, telah dimulai sekitar tiga bulan sebelumnya melalui proses seleksi dan pra-diklatsar.

“Sudah 3 bulan yang lalu dimulai tahap seleksi. Kemudian tahap pra-diklatsar, sekarang sudah masuk tahap diklatsar. Kemudian tanggal 6 sudah masuk pada pemusatan,” ujar Eli 

Pemusatan dilakukan di Hotel Grand Dian Kota Cirebon untuk memberikan pembinaan yang lebih intensif kepada para calon Paskibraka sebelum menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 RI.

Sedangkan untuk pemusatan pendidikan dan pelatihan puluhan calon Paskibraka, di Stadion Bima Madya Kota Cirebon

Eli menyebut, awalnya terdapat setidaknya 212 orang siswa dari 19 sekolah negeri dan juga swasta yang mendaftar.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 182 siswa yang melengkapi berkas persyaratan pendaftaran.

“Dari 212 yang mendaftar, yang melengkapi berkas persyaratan pendaftaran sebanyak 182 siswa, dengan rincian 88 siswa putra dan 94 siswa putri yang berasal dari 15 sekolah,” katanya.

Setelah dilakukan seleksi administrasi, gugur 11 orang peserta. Dan yang tidak melengkapi berkas ada 19 orang. Lalu,  setelah seleksi ada 32 peserta yang menjadi calon Paskibra Kota Cirebon.

Setelah rangkaian tugas selesai, mereka akan mendapatkan pembinaan penguatan ideologi Pancasila dan diarahkan menjadi Duta Pancasila serta bergabung dengan wadah Purna Paskibraka Indonesia di Kota Cirebon.