Kanal Publikasi Kilas Nusantara
Best Viral Premium Blogger Templates

Advertisement

mediakpkn
Agustus 11, 2026, 21.44 WIB
Last Updated 2026-08-12T05:09:26Z
ahli giziberitaMBGPolewali MandarPolres Polewali MandarSPPGSulbar

Sidokkes Polres Polman Periksa SPPG Guna Terjaminnya Keamanan Pangan Pada Pelaksanaan Program MBG

Advertisement

Polewali Mandar - Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, rutin melaksanakan pemeriksaan Keamanan Pangan (Food Security) terhadap makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Hal ini dimaksudkan guna mencegah risiko keracunan makanan pada anak-anak atau penerima manfaat program. Memastikan makanan bebas dari zat kimia berbahaya seperti formalin, arsen, sianida, dan nitrit serta menjamin penyajian makanan dari satuan pelayanan memenuhi standar kesehatan dan gizi.

Kegiatan food security tersebut merupakan bagian dari upaya Sidokkes Polres Polman dalam mendukung terjaminnya keamanan pangan pada pelaksanaan program MBG di wilayah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Seperti di Dapur yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Polman, tim Sidokkes dengan didampingi Kanit Provos Seksi Wonomulyo, melakukan pemeriksaan menyeluruh di SPPG yang berlokasi di Jalan H. Abdullah Umar, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Pemeriksaan berlangsung pada, Selasa (11/8/2026), petugas melakukan uji kimiawi menggunakan Reagen untuk mendeteksi adanya zat berbahaya.

Sejumlah menu yang tersaji saat itu meliputi nasi putih, ikan goreng, tahu rebus, sambal tomat, buah anggur, serta sayur bening bayam dan jagung, diperiksa secara teliti dan hati-hati oleh petugas.

Kasidokkes Polres Polman, Suttariani, S Kep menyampaikan, bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan MBG yang disiapkan SPPG berada dalam kondisi aman sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

“Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan makanan MBG yang akan disalurkan dalam kondisi aman dan layak konsumsi. Dari hasil uji kimiawi, seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif terhadap arsenik, sianida, nitrit, dan formalin," ujar Suttariani, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, selain uji kimiawi, petugas juga melakukan pemeriksaan Organoleptik yang meliputi bentuk, warna, dan aroma makanan.

"Tadi dari hasil pemeriksaan Organoleptik juga baik. Baik dari bentuk, warna maupun aroma, semuanya sesuai,” lanjutnya.


Ia juga menambahkan, pemeriksaan keamanan pangan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program MBG sekaligus menjaga kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat.

“Kami berharap melalui pemeriksaan secara berkala ini, kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat dapat terus terjaga,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan secara keseluruhan, seluruh sampel makanan dinyatakan layak untuk dikonsumsi dan didistribusikan kepada penerima manfaat. (Ilham)