Labels

Iklan

Ads.

Iklan

Sumur-Sumur Warga Cirebon Mengering, Bahkan Ada Yang Sudah 4 Tahun Tidak Mengeluarkan Air

mediakpkn
Oktober 14, 2026
Last Updated 2026-10-14T17:22:33Z

Kota Cirebon – Musim kemarau yang berkepanjangan, membuat sejumlah kawasan di Kota Cirebon mengalami kekeringan. Seperti yang melanda kawasan Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon.

Kondisi demikian, tentu saja membuat warga harus menghadapi keterbatasan air bersih untuk memenuhi kebutuhan.

Salah satu lokasi terdampak, adalah wilayah RT 6 RW 8 Kopi Luhur. Dimana kawasan tersebut telah mengalami kekeringan selama kurang lebih satu minggu.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati pada Selasa (13/10/2026), meninjau langsung wilayah RT 6 RW 8 Kopi Luhur, sekaligus mengupayakan percepatan penyaluran air bagi warga dengan menghubungi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Cirebon.

“Alhamdulillah, hari ini saya melakukan kunjungan ketiga ke lokasi kekeringan. Saya menerima aspirasi masyarakat yang menyampaikan bahwa sudah satu minggu air tidak mengalir ke wilayah ini. Tadi saya langsung menghubungi PDAM agar penyaluran air bisa segera dilakukan,” ujar Wakil Wali Kota.

Menurutnya, kekeringan di Kopi Luhur membutuhkan perhatian khusus, terutama karena kondisi geografis wilayah yang berada di dataran tinggi.

Kondisi ini semakin terasa karena musim kemarau yang berkepanjangan, sementara pasokan air bersih belum menjangkau masyarakat secara optimal.

Dalam kunjungannya, Siti Farida mendapati sejumlah sumur milik warga telah mengering. Bahkan, ada sumur yang menurut keterangan warga sudah sekitar empat tahun tidak mengeluarkan air.

Sejumlah pompa air juga dilaporkan rusak, sementara tempat penampungan air milik warga dalam kondisi kosong.

“Wilayah RT 6 RW 8 ini termasuk titik yang cukup tinggi. Kondisinya sangat kering, sumur-sumur yang kami periksa juga sudah tidak ada airnya. Karena itu, kebutuhan air bersih warga harus menjadi perhatian bersama agar aktivitas sehari-hari tetap bisa berjalan,” tuturnya.

Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya mendorong pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau.

Koordinasi dengan pihak terkait dilakukan agar penyaluran air dapat segera menjangkau warga, khususnya di wilayah yang mengalami kekeringan cukup parah.

Di tengah kondisi tersebut, Wakil Wali Kota mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan yang paling mendesak.

Langkah penghematan dinilai penting untuk membantu warga bertahan selama pasokan air masih terbatas dan hujan belum turun secara konsisten.

“Saya mengimbau masyarakat, khususnya warga Kopi Luhur yang terdampak kekeringan, untuk tetap menghemat penggunaan air. Pemerintah akan terus berupaya agar bantuan dan penyaluran air bisa menjangkau warga secara merata. Semoga kondisi ini segera membaik dan hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat kembali terpenuhi,” imbaunya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cirebon dalam merespons langsung keluhan masyarakat, terutama terkait kebutuhan dasar yang mendesak.

“Melalui kunjungan ini Pemerintah berharap koordinasi dan penyaluran air bersih dapat membantu meringankan beban warga Kopi Luhur selama musim kemarau, sembari terus memantau kondisi di wilayah lain yang berpotensi mengalami persoalan serupa,” ungkapnya

Ia juga berharap distribusi air bersih dapat berlangsung secara merata dengan memperhatikan kondisi di lapangan, termasuk lokasi permukiman yang lebih tinggi dan sulit mendapatkan pasokan air. Sehingga seluruh warga yang membutuhkan memperoleh manfaat. (Pri)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl

Iklan