Kanal Publikasi Kilas Nusantara
Best Viral Premium Blogger Templates

Advertisement

mediakpkn
September 10, 2026, 10.52 WIB
Last Updated 2026-09-14T02:29:18Z
Bhabinkamtibmasmaulid nabiperayaanPolewali MandarsosialSPPGSulbar

Bhabinkamtibmas Pekkabata Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Advertisement
kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diselenggarakan di SPPG Pekkabata 02, Rabu (9/9/2026).

Polewali Mandar - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Setiap tahun, pada tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan salawat, pengajian, dan sedekah.

Selain sebagai momen untuk memperingati sejarah kelahiran Rasulullah, perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak serta perjuangan beliau dalam menyebarkan risalah Islam. 

Di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diselenggarakan di SPPG Pekkabata 02, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat silaturahmi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai unsur terkait.

Termasuk petugas Bhabinkamtibmas tampak hadir bersama perwakilan Yayasan Masa Depan Bangsa SPPG Pekkabata 02, Kepala SPPG Pekkabata 02, Babinsa Kelurahan Pekkabata, warga setempat, tokoh agama, serta sekitar 40 relawan SPPG Pekkabata 02, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Ahmad Syahril, S.Pd, mengajak untuk meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW serta meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

"Peringatan Maulid merupakan momentum untuk menyegarkan kembali rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Cinta ini bukan sekadar ucapan, melainkan kerinduan yang mendalam untuk mengikuti petunjuk hidup yang beliau bawa," pesan Ust. Ahmad Syahril yang juga selaku Ketua DPD Hidayatullah Polewali Mandar.

Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Hikmah terbesar dari Maulid adalah mengkaji ulang sirah nabawiyah (sejarah kehidupan Nabi) agar umat Islam dapat meniru integritas, kejujuran, keadilan, dan sifat kasih sayang beliau dalam kehidupan sehari-hari. 

Menurutnya, Maulid harus berdampak pada perubahan perilaku konkret. Tolok ukur keberhasilan memperingati kelahiran Nabi adalah sejauh mana umat Islam mampu menghidupkan sunnah-sunnah beliau, baik dalam ibadah ritual maupun muamalah (hubungan sosial). 

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekkabata, Aiptu Andi Rikmal Basri, S.H., menyampaikan, bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.

“Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan, sinergitas kegiatan ini mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat demi terciptanya situasi yang kondusif. 

"Menjaga kerukunan warga dan keamanan lingkungan, merupakan hal yang sangat penting dalam berbagai kegiatan. Dan Alhamdulillah, hingga akhir acara, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujarnya.  (ILHAM )